Hey, I am a king

Salah satu cara terbaik untuk menjadikan diri orang hebat, adalah tidak memilih menjadi orang biasa-biasa saja. (arl)

“gue bukan siapa-siapa”, kata teman saya.

Yah, ngga salah sih kalimat itu menurut saya. Itu adalah tanda kerendahan hati, tapi maaf bagi yang tersinggung, menurut saya kerendahan hati hanya cocok dikenakan bagi orang-orang yang memang punya kelebihan. Kerendahan hati hanya cocok disandang oleh mereka yang memang hebat dan tinggi. Kalau yang mengucapkannya hanya orang rendah, maka dia ngga usah belajar rendah hati lagi, itu namanya menerima kenyataan.

Untaian kalimat yang terdengar sangat sombong? Ya kan?

Seorang teman saya pernah berkata, ” setiap orang dapat memilih akan menjadi apa? Mereka bisa memilih menjadi seorang budak, kalau mereka emang merasa sudah ditakdirkan menjadi seorang budak. Mereka bisa memilih menjadi seorang raja, bangsawan. kalau mereka menyadari sesuatu.

“apa?”

Kalau saja mereka menyadari bahwa, Tuhan menitipkan alam semesta kecil di dalam hati dan pikirannya.

Setiap raja memimpin sebuah kerajaan, sebuah istana yang indah, dan rakyat untuk disejahterakan dan dibuat bahagia. Mirip kan? Di dalam pikiran dan hati kita, ada alam semesta yang kita gerakkan, ada tubuh dalam wujud manusia yang akan dihargai lebih mahal bahkan dari istana emas sekalipun, ada diri sendiri yang memohon dibuat bahagia. Jadi apalagi yang kurang? Everyone is a king, if they want to be.

Kata seorang teman saya, Tuhan tidak pernah menetapkan seberapa rendahnya seseorang dibawahNya. Dia memberi pilihan kepada kita untuk menetapkannya sendiri. Dia mau semua orang bersujud di hadapanNya, tapi sebagai apa kita akan bersujud, itu pilihan kita sendiri.

Kita ngga bisa memilih kondisi kita boy..saya kadang terpaksa menerima bahwa saya adalah seorang pns, bahwa saya adalah keturunan campuran chinese, jawa dan bugis, saya ngga bisa memilih jumlah tabungan saya di bank, itu hukum alam bahwa kenyataan harus diubah melalui proses dan perjuangan. Tapi saya bisa memilih setiap saat, waktu saya menghadapi orang lain saya akan menghadapinya dengan hati sebesar apa.

“jadilah orang terhormat, kalau bisa dalam kekayaan, kalau bisa dalam kebesaran, pangkat dan jabatan. Tapi satu hal, jadilah orang terhormat selalu dalam hati dan pikiranmu, untuk terakhir ini tidak ada alasan “kalau bisa”. Jadilah kesatria dalam hatimu, jadilah besar dalam hatimu.”

Saat itulah kamu akan melakukan yang sebenarnya bernama rendah hati. Saat itu kamu bersujud sebagai seorang raja di hadapan TuhanMu, meletakkan mahkota dan semua lambang kebesaranmu rendah-rendah di hadapanNya, kamu akan menghormati sesamamu sebagai seorang raja menghormati sesamanya. Saat itu kamu akan melihat orang-orang yang terpuruk dan lemah bukan lagi sebagai orang yang lebih rendah, kamu akan melihat mereka sebagai raja-raja yang kehilangan tahtanya, kamu akan mengulurkan tangan dan berkata “tenang, ada aku. Mari kita kembalikan mahkotamu.”

Saat itu kamu hanya akan tertawa dalam hati saat orang-orang mengejekmu, saat orang-orang merendahkanmu, “orang-orang kasihan..sampai kapan kalian hanya melihat dunia tanpa hati”, begitu katamu sambil menahan senyum. Saat itu kalian akan berdiri tegak menghadapi cobaan dan berbagai godaan, ” I am strong boy, yes I am.. Lets God do what He want, and I do what I can.. “.

Saat ini, kalau kalian tanya, siapa saya?

Hey..man…I am a king.

Dan..siapa kamu?

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Foto saya
hanya seorang pecinta sandal swallow warna hijau, yang gue pakai jalan-jalan ngga jelas kemana-mana mulai dari mall sampai restoran besar (sempat ngga boleh masuk, sialan!).

Pengikut Jejak

Penunjuk Sandal

Sandal ku Laku :)

Sandal Jepit Ku

Your pictures and fotos in a slideshow on MySpace, eBay, Facebook or your website!view all pictures of this slideshow

Absen Sandal


ShoutMix chat widget
ADS
ADS
ADS
ADS
Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "