atasan gue bego, dolf


“Yang memungkinkan penguasa yang bijak serta jenderal yang baik untuk menyerang dan menguasai, dan mencapai semua hal diluar kemampuan orang biasa, adalah mengetahui lebih banyak”.

Sun Tzu, Art of war

Dari semua curhatan yang sering dikisahkan teman-teman saya secara rahasia dan terselubung,(*.*) hehehe.. yang paling sering saya dengar adalah : “ bos gue bego banget sih!! se-enak udelnya aja nyuruh-nyuruh, lalu hasilnya dikomplain, padahal dia sendiri aja kayaknya ga bisa ngerjainnya..”

Oh, oh..sepertinya saya harus menjelaskan dulu bahwa curhatan semacam itu tidak ada di kantor saya sendiri. Atasan saya, pinter dan ramah lho saudara. Yang paling penting sebenarnya ramahnya, ibaratnya kalau pun dia bukan siapa-siapa pun saya masih akan mau bantuin kerjaannya, karena saya suka sama orangnya. Kalau orangnya nyebelin kan pasti mikirnya, “coba lu bukan atasan gue, lu mau jatuh dari lantai tiga juga cuekin aja..”. Tapi ya ngga segitunya juga lah, jadi manusia ga boleh terlalu sadis kayak gitu lah.

Kadang-kadang saya bisa takut sama pikiran sendiri..

Yang jelas itu curhatan dari orang lain dan dari tempat kerja yang lain. Yang biasanya cuma saya tanggapi dengan santai : “udah, sabar aja.. Namanya juga anak buah emang tugasnya kan membantu dan memenuhi target yang ditetapkan atasan.”.

“Tapi dia bego banget dolf..”, pernah ada teman saya ngotot saking jengkelnya. Yah, mungkin lagi emosi aja sih.
“ huahaha...”, cuma itu respon saya.

Lha mau gimana lagi tho? Daripada bingung mau jawab apa kan mendingan ketawa aja. Lha wong memang lucu kok, segitunya ngotot pengen mem-bego-kan bosnya sendiri. Saya sih sebenernya terserah dia mau ngataian atasannya apaan, kan itu hak prerogratif mulut dan pikirannya sendiri. Lagian kalau mau dibilang salah siapa sampai si atasan itu di bego-begokan, atau di goblok-goblokan, saya pikir sih mungkin salah si atasan itu sendiri.

Lho...tapi kan mungkin teman saya yang sentimen aja..begitu kan pikir anda?

Tapi ga ada sentimen yang ga ada alasannya saudara. Memang sih, dalam pekerjaan seorang bawahan harus nurut sama instruksi atasan, ada peraturan dan etika yang mengikat. Tapi kadang kita suka ga sadar kan, kalau sebuah etika itu adalah sesuatu yang punya efek timbal balik. Kita diajarin kalau ngga baik salaman pakai tangan kiri, makanya kita juga berharap ngga ada orang yang minta salaman dengan kita pakai tangan kiri, ya ngga?

Seperti itu juga di kerjaan. Kita diajarin etika untuk menghormati atasan, tapi saudara..kadang kita ga sadar kalau dengan adanya etika tersebut maka kita jadi punya harapan bahwa atasan kita akan menghormati kita juga. Kecuali anda sudah sampai level sufi yang udah cuek bebek dengan repon dan tanggapan orang sama dia, “urusan gue cuma gue ama Tuhan dah..”. Tapi kalau belum, wajarlah..

Wajar kalau kita menuntut balik, “lu nyuruh gue ngerjain yang susah-susah kayak gini, lu sendiri bisa kagak?”. Wajar kalau kita jengkel, “lu nyuruh gue menghormatin lu, lu sendiri kagak ngormatin gue, kampret!”. Wajar kalau kita sedih, “udah capek-capek, udah dikerjain ulang tiga kali, masih disuruh ngulang lagi. Lu bilang kerjaan gue ga sesuai target perusahaan, its ok, masalahnya lu ngga bisa jelasin secara spesifik targetnya itu yang gimana! Dasar bego!”.

See..setiap etika dan tuntutan yang kita keluarkan, akan dikembalikan sama diri kita. Saat kita meminta sesuatu pada orang lain, kita akan diminta sesuatu juga. Saat kita menuntun, kita dituntut. Saat kita menilai, kita dinilai.

Hukum alam bro...hukum alam sista..udah psikologinya manusia seperti itu.

Dan itu artinya pernyataan teman-teman saya bahwa bosnya “bego”, mungkin benar dari sisi ini : bahwa mereka pemimpin, dan tugas seorang pemimpin adalah memimpin. Kalau dari segi ilmu secara riil mungkin manajemen. Bawahan dituntut lebih tahu dari atasan tentang pokok pekerjaannya, itu wajar. Tapi atasan meskipun ngga lebih tahu tentang pekerjaan itu (wajar, kan tugasnya mengolah hasil kerjaan, bukan mengerjakan) minimal dia dituntut tahu lebih banyak dalam bidang yang seharusnya dikerjakannya : memimpin.

Dan masalah memimpin berarti adalah masalah psikologi. Mereka harus sadar bahwa yang dipimpinnya adalah manusia, jadi mereka harus tahu lebih banyak mengenai psikologi manusia dan tetek bengeknya. Termasuk gimana caranya agar bawahan nyaman bekerja dan merasa dihargai, jadi mereka mau kerja maksimal dan mendukung kerjaan sepenuhnya.

Jadi kalau :
Bawahan ngga bisa kerja : bawahannya yang bego.
Bawahan ngga mau kerja maksimal : atasannya, bego.

Haha..Tapi lebih baik ngga ngomongin siapa yang bego lah.. Sebenarnya kan di dunia ini ga ada manusia yang pinter kalau menurut saya. Yang ada cuma orang yang lebih tahu. Saya tahu sesuatu, dia tahu lebih banyak, ada orang lain lagi yang tahu lebih banyak, yang tahu lebih banyak, yang lebih banyak, yang lebih banyak, yang lebih banyak..

Jadi kalau bego adalah sama dengan bodoh, bodoh sama dengan kurang tahu, kurang tahu sama dengan kurang mencari tahu, maka saya juga orang yang pantas dibilang bego. Kadang-kadang saya merasa sudah cukup tahu tentang sesuatu, makanya saya berhenti mencari tahu, makanya saya sampai pada kemampuan untuk mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan hal tersebut secara biasa-biasa saja. Kalau saja saya terus mencari tahu sampai pada batas “tahu” yang jauh melebihi pengetahuan orang lain, maka saya mungkin bisa mengerjakan sesuatu itu dengan hal yang luar biasa.

Dan punya kemampuan untuk mengerjakan sesuatu secara luar biasa, mungkin bisa mengubah hidup saya. Seperti kata sun tzu di ujung atas tulisan ini.

Masalahnya cuma untuk tahu lebih banyak. Saja.









0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Foto saya
hanya seorang pecinta sandal swallow warna hijau, yang gue pakai jalan-jalan ngga jelas kemana-mana mulai dari mall sampai restoran besar (sempat ngga boleh masuk, sialan!).

Pengikut Jejak

Penunjuk Sandal

Sandal ku Laku :)

Sandal Jepit Ku

Your pictures and fotos in a slideshow on MySpace, eBay, Facebook or your website!view all pictures of this slideshow

Absen Sandal


ShoutMix chat widget
ADS
ADS
ADS
ADS
Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "