cobalah lebih bijak sedikit dari kucing

Tulisan. Bagi saya kadang-kadang menulis adalah sebuah pelampiasan.

Saya, mengingat waktu saya mulai banyak nulis, tentang berbagai hal, dimulai dua tahun lalu di sebuah warnet deket kampus. Sekarang saya baru ingat lagi, kenapa awalnya saya suka menulis. Sebuah alasan awal yang terlupakan, dengan sukses selama dua tahun ini.

Kadang kita emang sengaja menyibukkan diri dan pikiran kita, agar tidak bisa mengingat sesuatu yang sebenarnya ingin kita ingat. Dan saya sangat mengerti itu.

Dulu saya mulai nulis, setelah sempat pacaran di surabaya, dengan mantan adik kelas saya. Dan sekarang mantan adik kelas saya ini, jadi lebih panjang gelarnya, udah mantan adik kelas, mantan pacar, juga hampir jadi mantan teman. Sebenarnya saya masih berusaha berteman dengan baik, hanya saja entah kenapa dia sibuk sekali. Kadang sibuk kuliah, kadang sibuk latian dance, yah, sudahlah.

Saya marah sekali saat itu, sangat marah. yah, secara baru kali itu saya sebenarnya pengen bener-bener serius setelah sekian lama main-main. Baru saat itu saya benar-benar mantap meninggalkan seseorang yang sebenarnya sangat saya sukai, tapi sayangnya tidak pantas buat saya. Saat itu saya baru hampir berhasil mencoba menyukai seseorang yang membuat saya nyaman, ya mantan saya itu. Baru saat itu saya benar-benar mencoba melihat dengan hati saya, untuk mencintai seseorang, secara dia ngga sesuai selera saya sebenarnya. Ngga cakep, tapi syukurlah lumayan manis, yah..begitulah.

Saat-saat dengan aura kemarahan itulah saya mulai nulis dulu. Saat-saat seperti itulah yang kebetulan pas sekali dengan kata aristoteles, "if u get a good love story, u will be happy. But if u get  a bad one, u will be a philosopher". At last, well..that the answer for some friends question, "dolf, kok jadi agak bijak sih lu akhir-akhir ini?"

yah, teman-teman...gimana ngga jadi bijak kalau setiap saat selama sebulan yang kalian lakukan adalah merenung?

Kalau pengen jadi bijak juga. Cobalah patah hati dengan orang yang baru mulai kalian sukai. Hehe..

Dan dunia berputar, dua tahun berlalu, beberapa ingatan mulai pudar, lalu dengan konyolnya permainan Tuhan mulai dimainkan. Berapa sering sih kita harus susah payah melupakan sesuatu, mulai beralih ke pikiran lain, lalu dengan mudahnya banyak hal yang susah-susah dan menyedihkan itu muncul lagi di kehidupan kita, hanya dengan sebuah sms iseng : " nah, jadi gimana kabarmu?"

Smsnya sih ngga masalah, its just a sms bro.. masalahnya itu adalah kelanjutannya. nah, itu dia! Sms dibalas, sms lagi, sms lagi, sms lagi, telepon teleponan di mulai, dan dilanjutkan. Saat hati mulai terbuka lagi, kesibukan kami kembali hadir, mulai menjauh lagi, dan kembali sepi. sepi datang, dan semua kesedihan yang pernah hilang, kembali. Oh God,  bikin cerita cinta kok sering banget yang kayak gini... Kayak ada template nya aja dah..

Ibarat batuk sudah hampir sembuh, minum es lagi. Oh saudara, segar sebentar, meradang besoknya. Dan sepertinya kali ini hati saya kembali pilek. Benar kata emak saya, kalau tahu takut ketinggian, janga mencoba manjat terlalu tinggi, kita ini manusia...cobalah lebih bijak sedikit dari kucing.

Saya jadi ingat kucing kecil saya di rumah. Seringnya manjat pohon mangga di depan sampai pucuk, lalu mengeong-ngeong minta diturunin. Kucing geblek.... Tapi ingat diri sendiri, saya juga pengen bilang geblek juga sih sebenarnya.

ah, geblek..

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Foto saya
hanya seorang pecinta sandal swallow warna hijau, yang gue pakai jalan-jalan ngga jelas kemana-mana mulai dari mall sampai restoran besar (sempat ngga boleh masuk, sialan!).

Pengikut Jejak

Penunjuk Sandal

Sandal ku Laku :)

Sandal Jepit Ku

Your pictures and fotos in a slideshow on MySpace, eBay, Facebook or your website!view all pictures of this slideshow

Absen Sandal


ShoutMix chat widget
ADS
ADS
ADS
ADS
Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "